Kamu Sudah Main Bertahun-Tahun, Tapi Belum Tahu Ini?
Banyak gamer yang sudah pegang controller selama bertahun-tahun, tapi masih melewatkan fitur-fitur tersembunyi yang sebenarnya bisa bikin pengalaman bermain jauh lebih maksimal. Bukan soal cheat code, bukan soal exploit—tapi soal hal-hal kecil yang sering luput dari perhatian dan tidak pernah ditulis di buku panduan.
Artikel ini khusus buat kamu yang merasa sudah cukup tahu soal console, tapi penasaran apakah masih ada celah pengetahuan yang belum terisi.
Matikan Auto-Update, Tapi Bukan Selamanya
PlayStation dan Xbox punya fitur auto-update yang berjalan di background. Masalahnya, banyak gamer tidak tahu bahwa update ini sering berjalan saat console dalam mode standby, bukan saat kamu aktif main.
Trik-nya: aktifkan auto-update hanya di jam tertentu lewat pengaturan jadwal. Di PS5, masuk ke System > Power Saving > Features Available in Rest Mode dan atur waktunya. Ini mencegah update berjalan di tengah sesi gaming dan memperlambat koneksi kamu.
Fitur Remote Play yang Sering Diabaikan
Remote Play bukan cuma untuk dimainkan dari HP di dalam rumah. Kalau koneksi internet kamu stabil, kamu bisa main PS5 dari kota lain, dari kantor, bahkan dari kafe—selama PS5 di rumah dalam mode rest mode dan terhubung ke internet.
Yang jarang tahu: kamu bisa pakai PS Remote Play di laptop dengan resolusi yang lebih baik dibanding versi mobile. Download aplikasinya langsung dari situs Sony. Buat pengguna Xbox, fitur serupa ada di aplikasi Xbox Game Streaming yang sudah terintegrasi ke Windows 11.
Kelola Storage Lebih Cerdas dari yang Kamu Kira
Gamer sering panik saat storage console hampir penuh, langsung hapus game sembarangan. Padahal ada cara yang lebih cerdas.
Di PS5, kamu bisa memindahkan game PS4 ke USB eksternal biasa (bukan SSD), lalu tetap menyimpan game PS5 di SSD internal. Ini menghemat ruang tanpa harus hapus game lama yang mungkin masih ingin kamu mainkan sesekali. Xbox Series X bahkan punya sistem yang lebih fleksibel—game bisa dipindahkan bolak-balik antara internal dan Expansion Card tanpa perlu install ulang.
Atur Tampilan yang Bikin Mata Tidak Lelah
Banyak yang langsung main begitu console dinyalakan tanpa pernah masuk ke pengaturan display. Padahal di sini ada beberapa trik menarik:
- Matikan HDR untuk game tertentu. Tidak semua game dioptimalkan untuk HDR. Beberapa justru terlihat lebih tajam dan warnanya lebih natural tanpa HDR.
- Aktifkan VRR (Variable Refresh Rate) kalau TV kamu mendukung. Fitur ini mengurangi screen tearing tanpa harus mengunci frame rate di 30fps.
- Kurangi brightness UI, bukan brightness layar TV. Di PS5, ada pengaturan khusus kecerahan antarmuka yang terpisah dari output video.
Manfaatkan Fitur Aksesibilitas Bukan Hanya untuk Disabilitas
Ini yang paling sering diabaikan. Menu aksesibilitas di console modern isinya bukan cuma fitur untuk pemain dengan keterbatasan fisik. Ada beberapa pengaturan di sana yang berguna untuk semua orang:
- Subtitle dengan ukuran besar memudahkan baca dialog saat main di ruangan terang
- Mono audio output berguna saat main pakai satu earphone
- Button assignment remapping memungkinkan kamu mengubah fungsi tombol controller sesuai kebiasaan, sangat berguna untuk game action yang membutuhkan reflek cepat
Komunitas gamer yang aktif berbagi tips semacam ini sering berkumpul di forum-forum gaming lokal. Bahkan platform seperti admin77 kerap jadi rujukan diskusi seputar gaming yang membahas hal-hal di luar mainstream.
Screenshot dan Video Capture yang Tidak Memakan Storage Banyak
Default pengaturan capture di PS5 menyimpan video dalam resolusi 4K. Kalau kamu tidak punya TV 4K atau tidak berniat upload dalam kualitas tinggi, ubah ke 1080p atau bahkan 720p. Bedanya bisa sampai 4x lebih hemat storage.
Untuk Xbox, aktifkan fitur Game DVR dengan durasi pendek—cukup 30 detik saja—supaya fitur background recording tidak terus-menerus menggerogoti performa dan storage.
Baterai Controller Bisa Lebih Tahan Lama
DualSense PS5 terkenal boros baterai. Tapi ada cara untuk memperpanjangnya tanpa harus selalu colok kabel:
Turunkan intensitas haptic feedback dan matikan speaker controller lewat menu Sound > Controller Speaker. Dua fitur ini adalah pemakan baterai terbesar di DualSense. Dengan mematikannya, kamu bisa dapat tambahan 1-2 jam bermain dari satu kali pengisian.
Hal-hal kecil seperti ini yang sering bikin perbedaan besar dalam jangka panjang. Console kamu bekerja lebih efisien, pengalaman bermain lebih nyaman, dan kamu tidak perlu terus-terusan upgrade hardware hanya karena merasa kurang performa.